DOA
Setiap orang yang beragama pasti berdoa. Doa memegang peranan penting untuk kelangsungan dan perjalanan hidup manusia, untuk itu hampir disetiap perjalanan hidup manusia beragama, ia akan berdoa untuk melakukan segala sesuatu agar ia memperoleh selamat dan sejahtera.
Menurut
KBBI,
Doa
: permohonan (harapan,
permintaan, pujian) kepada Tuhan;
Berdoa
: mengucapkan (memanjatkan) doa
kepada Tuhan.
Berarti
doa adalah suatu permohonan yang ditujukan kepada Allah yang didalamnya ada
harapan,permintaan dan pujian.
Menurut J.G.S.S Thomson dalam artikelnya di ensiklopedia aklkitab masa kini jilid I, menuliskan bahwa doa merupaklan kebaktian yang mencakup segala sikap roh manusia dalam pendekatannya kepada Allah. Orang Kristen berbakti kepada Allah jika ia memuja, mengakui dan memuji dan mengajukan permohonan kepada-Nya dalam doa. Doa sebagai perbuatan tertinggi yang dapat dilakukan oleh roh manusia, dapat juga dipandang sebagai persekutuan dengan Allah, selama penekanannya diberikan kepada prakasa ilahi. Seseorang berdoa karena Allah telah menyentuh rohnya.
Dari keterangan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa doa adalah suatu relasi antara manusia dengan Allah yang didalamnya manusia roh manusia berkomunikasi, memohon, meminta, memuji dan mengakui keberadaan Allah yang transendental.
Perintah
Untuk berdoa
Titah ketiga dalam hukum taurat dikatakan, Jangan menyebut nama Tuhan Allah dengan seenaknya karena Allah akan menghukum orang yang menyalahgunakan nama-Nya”. Martin Luther menjelaskan maksud sebagai berikut:
Kita harus takut serta kasih kepada Allah,sebab itu jangan mengutuki, mengumpat, memakai guna-guna, berbohong, menipu dengan memakai nama Allah; sebab hanya dalam penderitaan, kesusahan, dan di dalam doa serta pujianlah kita layak menyebut nama Tuhan Allah.
Nama Tuhan Allah digunakan menurut Luther, apabila orang Kristen mengajar dengan benar, berseru kepada-Nya dalam kesukaran, memuji dan berterima kasih kepada-Nya pada waktu senang dan sebagainya. Menggunakan nama Tuhan Allah adalah demi mendukung kebenaran dan ketaatan kepada diri-Nya. Dengan demikian nama-Nya dikuduskan dan dihormati.
Penghormatan kepada nama Allah terlaksana dengan berseru dan berdoa kepada-Nya. Untuk itu berdoa hendaknya menjadi kebiasaan yang baik. Doa dilaksanakan dalam setiap kehidupan umat (menyerahkan diri, tubuh dan jiwa, istri dan anak-anak, segala yang dimiliki, pekerjaan, rencana dan kegiatan dll). Karena itu berdoa perlu diajarkan kepada seluruh orang Kristen agar firman Allah digenapi dan nama Tuhan Allah dihormati.
Cara
berdoa
Unsur-unsur doa yang perlu dipahami adalah sebagai berikut:
1. Doa diisi dengan pujian kepada Allah-Mazmur 95:6
2. Di dalam doa ada pengakuan dosa- Mazmur 32:5
3. Pengucapan syukur kepada Allah atas segala berekat dan pertolongan-Nya - Filipi 4:6
4. Permintaan permohonan- 1 Timotius 2:1
Doa orang Kristen atau gereja ditujukan kepada Allah Bapa, Putra dan Roh kudus, tidak kepada berhala, orang-orang kudus atau segala sesuatu yang diciptakan Allah.
Bagaimana
Hendaknya Gereja Kristen Berdoa?
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan gereja Kristen dalam berdoa:
1. Berdoa hendaknya dilakukan didalam nama Yesus Kristus dengan iman akan Dia sebagai juruselamat
2. Dengan penuh iman yang teguh kepada Yesus
3. Harus berdoa dengan tidak putus-putusnya
5. Dengan kerendahan hati dan pertobatan
6. Tidak bertele-tele
7. Mengampuni orang lain
8. Tinggal tetap dalam Tuhan Yesus
Tujuan
Berdoa
Orang kristen berdoa supaya:
· mereka menggerakkan diri mereka sendiri untuk mencari Dia.
· mereka bisa mempraktekkan iman pada janji-janjiNya.
· mereka bisa menenangkan kekuatiran mereka dengan mencurahkannya kepada Tuhan.
· mereka bisa menyatakan bahwa hanya dari Dia saja mereka mengharapkan hal-hal yang baik, baik bagi diri mereka sendiri maupun bagi orang lain.
Jawaban doa adalah hak prerogatif (istimewa) Allah sendiri. Hendaknya orang Kristen juga dapat berdoa secara teratur dan sesering mungkin.
Penutup
Berdoa merupakan suatu komunikasi antara diri orang percaya (si pendoa) kepada Allahnya. Tetapi dengan lebih dalam, doa merupakan hak istimewa untuk berbicara, bertegur sapa dan memohon kepada yang Mahakuasa. Orang Kristen harus mempelajari perihal doa secara sungguh-sungguh. Dengan kesungguhan mempelajari doa maka diharapkan orang Kristen dapat berkomunikasi dan berelasi dengan Allah dengan benar. Melalui doa yang benar ini berkat Allah mengalir dan orang Kristen mengalami kuasa doa yang ajaib serta kemenangan terhadap segala masalah yang sedang dihadapi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar